Diposkan oleh ono | 7 komentar

IOT (Internet Of Thing) : Kontrol Alat Via Internet interface Website, Android dan PC



Aslm.Selamat Sore sobat, lama tak bersua. kali ini saya ada produk baru yakni IOT. mungkin sobat-sobat sekalian sudah pada tahu IOT itu apa atau bahkan sudah expert dibidang itu. sebenarnya IOT merupakan konsep yang digunakan untuk menghubungkan seluruh perangkat ke jaringan internet sehingga perangkat-perangkat itu dapat di kontrol maupun di monitor keadaanya.
IOT versi saya ini masih cupu sobat jagan di bandingkan dengan fendor-fendor yang sudah mapan.. tapi tidak apa2 lah yang penting ane sudah mencoba untuk berkontribusi dalam riset ini. riset IOT sebenarnya dimulai dari baca berita di kompas kalau waktu itu CEO samsung ingin bermain di sektor IOT. nah dari situlah saya baru mulai mencari IOT itu apa? protokolnya bagaimana? konsepnya seperti apa? firewall bagaimana? seabrek-abrek pertanyaan yang timbul gara2 3 kata itu. 

perlahan tapi pasti riset IOT ini dimulai tanggal 10-Mei-2014 untuk versi 1 kelar tanggal 11 sepetember 2014, dari versi 1 di refisi beberapa kali hingga keluar versi 2 yakni tanggal 2 desember 2014...riset sempat terkendala...seluruh algoritma, code, dan resource yang lainya hilang gara-gara HD di laptop error...sempat putus asa, n mau nyerah (sakitnya tuh disini sob..sambil tepuk dada)...saya minta maaf ke temen-temen dan relasi yang sudah pesan akhirnya di cancel. mana ngak puyeng berbulan-bulan lembur akhirnya hilang bagai asap.

2 bulan berusahan untuk melupakan project itu. niat hati mau melupakan eh malah terus teringat soalnya buka FB liat status kawan-kawan pada banyak yang pada bahas IOT...sesak dada rasanya sob. belum lagi buka portal berita, xiomi, intel berencana dan telah membuat prosesor khusus untuk aplikasi IOT...makin tambah puyeng dah....kedua fendor itu mencoba membuka lembaran-lembaran  dan kenangan masa lalu saya dengna kode-kode yang hilang itu (lebay mode ON).
tanpa panjang lebar dan kebetulan ada teman baru (read:yusharnadi) yang bisa di ajak kerja sama untuk bergabung dengan team mekarobot. project IOT kembali digarap...dengan sisa-sisa modal tabungan tentunya.
4 bulan berselang akhirnya selesai. meski belum terlalu sempurna tapi sudah bekerja 100%, hanya saja proses sincronisasi butuh waktu sekitar 3 sampai 4 detik.sudah tidak bisa di cepatkan lagi sudah mentoh sob, ane nyerah kalo diminta lebih cepat lagi.
mungkin code saya yang harus di rombak atau mungkin kecepatan kontroler saya yang harus dipercepat kerjanya. 

singkat cerita code IOT butuh membengkak sampai 1.2MB. sampai buat memory overload.kontroler panas,,,akhirnya restart sediri.berguru dengan beberapa kawan senior perihal optimes RAM tapi belum dapat jalan keluar...akhirnya ane ambil kesimpulan ubah algoritma...dan lagi-lagi code di ketik dari awal sob.tapi kali ini penuh dengan semangat dan pecaya diri.


proses pembuatan code dari algoritma baru akhirnya selesai dalam waktu 2 minggu meski berdarah-darah ... ixixix. perlu saya garis bawahi IOT yang versi ini masih CUPU hanya digunakan untuk kontrol dan minitor saya tidak tidak dapat digunakan untuk ngirim suara, gambar, ataupun video streaming.
jadi tanpa panjang lebar inilah hasil kerja keras ane perangkat IOT hasil riset saya satu tahun lamanya..
biar perangkat yang dibuat bisa memberi gambarakan tentang aplikasi nya ane buat project sederhana kontrol lampu dan monitor lewat internet.ini videonya sob





Hasil dari riset IOT, ane buat dalam bentuk modul Mr.Q7 Wifi Board. untuk IDEnya bisa mengunakan IDE arduino coz didalam modul itu sebenarnya pake bootloader Arduino UNO.
modul Mr.Q7 memiliki slot alokasi memory di cloud (internet) sebanyak 20 register yang masing-masing register dapat di isi maksimum 10 karakter ..jadi dengan kata lain setiap modul dapat menyimpan data 200karakter di internet (server mekarobot). untuk melihat value dari register di cloud sob membutuhkan yang namanya software cloud monitor, jadi dengan sofware ini sobat dapat menghapus atau mengisi nilai di salah satu register.









ini bentuk webnya clientnya

http://iot-lampp.rhcloud.com/
ID:admin
pas:12345

Jika time out bisa di refresh lagi.


Read more...
Diposkan oleh ono | 1 komentar

Diklat Online Guru Melek IT (DOGMIT) Khusus untuk guru kreatif



Melihat dari judul diatas emang agak sedikit di paksankan, mengapa ? ya emang banyak cara untuk mendapat gelar guru kreatif, penilian guru kreatif juga beragam. tapi salah satu untuk menjadi guru kreatif adalah guru yang dapat memanfaatkan sumber daya semaksimal mungkin, sumber daya adalah pemahaman tentang komputer. banyak guru yang faham komputer tapi ketika mengajar cenderung itu-itu saya tindak menimbulkan motifasi dan semangat kepada siswa. oleh sebab itu pengunaan komputer sebagai salah satu sarana meningkatkan kwalitas pembelajaran sangat lah mutlah sekali. so singkat cerita bagi guru-guru seindonesia yang ingin mengembangkan keterampilan diri dalam hal pembuatan animasi pemebelajaran maka yok gabung ke diklat online guru melek IT (DOGMIT) oleh bapak Sukani., penulis saja merupakan salah satu perserta angkatan 17 adapun sistem Diklat yang di kembangkan oleh bapak Sukai adalah diklat online pola 12 hari atau setara dengan 60jp. dengan mengikuti diklat ini saya berharap dapat memaksimalkan potensi dan fasilitas-fasilitas yang ada untuk meningkatkan kwalitas diri sendiri dapat melaksanakan tugas mendidik dan mengajar siswa-siswa saya.
Bagi teman-teman yang ingin gabung dapat langsung ke sini.
Read more...
Diposkan oleh ono | 4 komentar

Digital Oximeter (SPO2 and Haterate)




Udah lama sekali ngak buat artikel di blog, maaf ya sob soalnya sibuk sekali, banyak urusan kantor.
oke kali ini ane mau buat artikel tentang Digital Oximeter yang telah dibuat oleh team mekarobot dan dibantu sama sepupu (Irsat Kumara Seto) ini videonya sob.maaf agak kabur ngak di editing sama sekali soalnya. ntar dalam waktu dekat ane buat lagi video yang bagus dan jernih.


Sebenarnya modul yang dibuat udah lama sekali sekitar awal tahun 2014. 
SPO2 merupakan nilai acuan didalam mementukan kadar saturasi oksigen dalam darah dengan satuan persentase (%).sedangkan HATERATE adalah nilai yang di gunakan untuk menghitung jumlah detak jantung seseorang dalam waktu 1 menit.
untuk perhitungan lumayan nilai SPO2 dan haterate lumayan menjelimet. karena sinyal yang dibaca adalah sinyal analog yang harus difilter dulu.sebelumnya dulu ane udah ada postingan tengtang oximeter ini bisa di buka di sini.
cara kerja dari sensor ini tidak lah sulit yakni terdapat 1 buah photosensor 2 buah LED ( IR dan RED), biar lebih jelas lihat gambar ini sob.


Jadi photosensor(phototransistor) tersebut akan mendeteksi adanya perubahan kadar oksigen dalam darah pada pembuluh arteri dan vena dengan membaca intensitas cahaya yang mengenai permukaan sensor. jadi jika di analogikan antara sinar dengan pembuluh darah akan dapat grafik seperti ini.

so kalo sudah dapat grafik diatas bagaimana cara menentukan oksigen saturasinya. sobat bisa mengunakan rumus ini.

Mungkin cara kerja singkatnya cukup sampai disini sob..saatnya di praktekan teori-teorinya. pertama hal yang harus di kerjakan adalah menghidupkan LED baik itu LED IR maupun LED RED. saya rasa sobat-sobat semua pasti sudah tahu lah bagaimana cara menghidupkan LED. ini penampakanya sob.

Langkah Selanjutnya membuat Driver photosensor, yang ini lumayan sulit karena harus mendesain filter, setelah solder sana solder sini dan hitung sana hitung sini. didapatlah hasil pembacaan sinyal output dari sensor.

Sinyal Kuning adalah sinyal AC dari hasil driver sensor sedangkan sinyal biru merupakan nilai tengah dari sinyal tersebut..snyal biru digunakan untuk menghitung nilai detak jantung (HateRate) nantinya
Asik..Pusing..Puas. itu adalah gambaran yang didapat ketika ngoprek modul ini. singkat cerita hasil ngoprek ini kami jadikan modul KIT. ya sapa tahu ada yang berminat kan bisa di jual heheh.
Tanpa panjang Lebar ini penampakan KIT nya sob.


Modul SPO2 Driver akan mengirim data
"A"   Tidak terdeteksi adanya jari di sensor
"SPO2=99BPM=85" nilai spo2=99 dan nilai haterate=85bpm

jadi setiap KIT modul yang di beli pada mekarobot.tm pasti akan mendapat DVD resource, dimana DVD ini berisikan data-data pernunjang modul seperti :
1. Firmware
2. Software  (arduino, Nokia5110 Grafik Maker, ICON editor)
3. Rangkaian
4. Video
5. Foto

Ini penampakan DVDnya sob.



Kami juga dapat menerima pesanan custom modul Digital Spo2 dan haterate yang terintegrasi dengan Android. seperti ini penampakan aplikasinya.

Singkat cerita,
Bagi teman-teman yang tertarik dengan modul Digital SPO2 ini dapat langsung menghubungi Saudara Supriono 081253734037

Update : 10 januari 2015
Kirim Ke Jember ( Foto kelupaan difoto)

Update : 17 januari 2015

Kirim Ke Lampung
Read more...
Diposkan oleh ono | 0 komentar

Sejarah Android

Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, Consorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler. Operating sistem Android berlogoka robot berwarna hijau, seperti gambar 2.1 dibawah ini.
         
Gambar 2.1 Logo OS Android

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux.
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android. Adapun beberapa versi OS android saat ini adalah

1.  Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. Berikut logo android versi 1.1.

 


2.  Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem. Gambar 2.3 dibawah adalah logo dari Android versi 1.5 (Cupcake)
Gambar 2.3 Logo Android Versi 1.5 (Cupcake)
Sumber : http://Mekatronika-corner.blogspot.com/Sejarah Android

3.  Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel, pengadaan resolusi VWGA. Logo android versi 1.6 (Donut) dapat dilihat pada gambar 2.4.

4.  Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook. Logo android versi 2.0 dapat dilihat pada gambar 2.5.

5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. Gambar 2.6 menunjukan logo android Froyo

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. Logo android Gingerbread dapat dilihat pada gambar 2.7.

7. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011. Logo android Honeycomb dapat dilihat pada gambar 2.8.

8.  Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galxy Nexus. Logo android versi 4.0 dapat dilihat pada gambar 2.9.

9.Android versi 4.1 (Jelly Bean)

Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7. Logo android versi 4.0 dapat dilihat pada gambar 2.10.


Fitur yang tersedia di Android adalah:
·         Kerangka Aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
·         Dalvik Mesin Virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat telepon seluler.
·         Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
·         SQLite: untuk penyimpanan data.
·         Mendukung Media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
·         GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, 4G dan WiFi (tergantung piranti keras)

·         Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, NFC dan accelerometer (tergantung piranti keras)


saat ini ada muncul android baru lolipop dan kitkat..jadi artikel sedang di perbaiki
Read more...